BlogPeluang UsahaUncategorized

Bisnis Online yang Menjanjikan dengan Modal Kecil

bisnis online yang menjanjikan

Fenomena sekarang ini, yang ingin memiliki bisnis itu banyak.

Tapi yang hanya sekadar jadi wacana juga tidak kalah banyak.

Serius!

Sepanjang perjalanan Keripik Pisang Lukiluck ini, ada banyak orang sekitar yang menyatakan keinginannya ingin memiliki bisnis sendiri.

Dan, sampai Keripik Pisang Lukiluck berjalan sejauh ini, hingga sudah membuka pasar dengan berbagi peluang usaha reseller ke seluruh Indonesia. Belum ada satupun di antaranya yang memiliki bisnis sendiri.

Pada tahun 2015, tim Litbang Kompas pernah melakukan survey terkait minat untuk jadi pengusaha.

Seperti berikut ini datanya.

Data Wirausaha Indonesia Tahun 2015

 

Sumber : Litbang Kompas
Data calon wirausaha yang belum berhasil oleh Litbang Kompas Tahun 2015

Bahkan, dari usia 20 – 40 tahun, minat untuk memiliki bisnis sendiri mencapai 87,8%.

Namun, hanya
22,6% nya saja yang sudah memiliki bisnis.

Sisanya, sebesar 65,2% belum memiliki bisnis.

Apa sih alasannya?

 

Setelah diteliti lebih lanjut ada 5 hal yang menjadi alasannya.

 

1. Bingung harus menjalankan bisnis apa

Ini memang krusial. Seseorang memilih untuk terjun ke dalam dunia bisnis pasti berharap pada keuntungan.

Masalahnya, mereka tidak tahu bisnis apa yang menguntungkan dan bisa memberi jaminan kalau pendapatan mereka bisa lebih besar dan stabil dibandingkan bekerja pada perusahaan milik orang lain.

Kira-kira, apakah bisa menjamin kehidupan yang lebih baik dibandingan dengan bekerja pada perusahaan orang lain. Seperti yang pernah Saya bahas pada artikel Jangan Jadi Pengusaha.

 

2. Merasa waktu yang dimiliki sangat terbatas

Ini sering dialami oleh mereka yang sudah lebih dulu memilih bekerja menjadi karyawan.

Setidaknya, waktu mereka memang sudah digunakan untuk mengabdi pada perusahaan minimal 7-8 jam per hari dalam 5 atau 6 hari selama seminggu. Dikurangi waktu istirahat normal 8 jam.

Untuk keluarga, kekasih, atau teman 4 jam. Jadi, untuk memikirkan bisnis waktunya hanya tersisa sekitar 4 jam saja. Itu pun jika manajemen waktunya berjalan dengan sangat baik.

 

3. Tidak memiliki cukup modal

Mindset yang salah dan masih terus berkembang yaitu beranggapan modal yang harus dimiliki (uang) dalam memulai sebuah bisnis jumlahnya tak sedikit.

Keputusan yang akhirnya diambil adalah dengan cara menjadi pegawai – tujuannya awalnya sih untuk mengumpulkan modal.

Sayangnya tidak kunjung terkumpul, mulai dari habis oleh kebutuhan, belum lagi keinginan, masih diperparah jika manajemen keuangannya buruk. Tidak memiliki tabungan bahkan sampai berhutang.

 

4. Khawatir karena tidak memiliki garansi

Garansi akan berhasil terutama. Yang mendasari adalah pertimbangan masa depan – terutama bagi yang sudah berkeluarga.

Resikonya besar jika terjun jadi dalam dunia bisnis dan memilih untuk tidak bekerja. Akhirnya memilih jalan aman – bekerja itu tadi.

 

5. Sudah terlalu lama bekerja

Semakin lama dalam bekerja, biasanya semakin berdampak pada kenaikan karir. Jadinya semakin sibuk bekerja. Beban pikiran hanya berisi tentang pekerjaan. Tidak sempat lagi menemukan ide dalam mencari peluang bisnis yang menjanjikan.

Jika mengalami 5 permasalahan di atas, tapi masih tetap ingin memiliki
bisnis sendiri, solusinya adalah BISNIS ONLINE.

  • Tidak menyita banyak waktu
  • Modalnye kecil
  • Jika tepat, bisa sangat menjanjikan karena sangat menguntungkan. Sebab pemasaran usahanya dilakukan secara online.

 

Memangnya ada bisnis online yang menjanjikan?

Jangan salah!

Bisnis online itu peluangnya sangat besar.

Lihat data berikut!

Data Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2019

 

Sumber : We Are Social

Bayangkan saja, 56% dari 268,2 juta jiwa penduduk Indonesia menggunakan internet. Dan keseluruhannya sebagai pengguna sosial media.

Intinya, ada separuh lebih penduduk Indonesia atau sekitar 150 Juta jiwa yang bisa dijadikan calon konsumen bisnis online yang akan dijalankan.

Sangat menjanjikan bukan?

 

Apa saja bisnis online yang menjanjikan dengan modal kecil?

 

1. Menjadi reseller online

Bisnis online yang menjanjikan dengan jadi reseller
Bisnis online yang menjanjikan dengan jadi reseller

Pasti sudah banyak yang tahu tentang istilah reseller.

Bagi yang belum tahu, akan dijelaskan singkat saja – sebab istilah ini sudah sangat
umum dalam bisnis online.

Sederhananya, reseller adalah orang yang menjual kembali produk dari supplier.

Meski menjualkan produk supplier, tapi reseller ini bukan menjadi bagian dari supplier
(bukan sales resmi dari supplier)

Berdiri sendiri dan bisa membuat kebijakan sendiri.

Jadi, reseller itu harus mengeluarkan modal untuk membeli produk dari supplier, lalu menyimpannya sebagai stok yang akan dijual kepada konsumen.

Begini alurnya!

Bisnis Online yang Menjanjikan dengan modal kecil sebagai reseller

Apa keuntungan menjadi reseller online?

  • Ini bagus untuk belajar bisnis dan bisa untuk membuka pasar bisnis online sendiri.
  • Tidak perlu bingung membuat produk.
  • Modalnya kecil untuk memulai.
  • Dapat menentukan keuntungan sendiri, karena bisa menentukan harga jual sendiri. Umumnya mendapatkan diskon harga dari supplier.
  • Bisa mengontrol kualitas produk sebelum sampai ke konsumen, sebab memiliki stok barang.
  • Tidak dibatasi dengan satu produk atau supplier – jadi bisa menjual dari banyak supplier karena tidak ada perjanjian yang mengikat.

 

Dimana bisa menemukan supplier?

Mudah tapi harus cermat.

Salah memilih supplier bisa merugikan kita sendiri.

 

Cari di google dengan kata kunci,

“Supplier
+ produk yang ingin dijual” Contoh “Supplier Makanan Ringan”

“Reseller
+ produk yang ingin dijual” Contoh “Reseller Makanan Ringan”

 

Cari di facebook juga.

“Supplier
+ produk yang ingin dijual” Contoh “Supplier Makanan Ringan”

“Reseller
+ produk yang ingin dijual” Contoh “Reseller Makanan Ringan”

Juga bisa mencari di grub-grub peluang bisnis online atau grub reseller.

Contoh: Online Shop, Agen, Reseller, Dropshipper

 

Bisa cari di Instagram menggunakan hasthag.

Contohnya,

#resellermakanan

#resellermurah

#resellerwelcome

#resellercemilan

 

Bisa juga dengan mencari supplier atau toko di daerah sekitar.

Misal di Malang ada brownies tempe yang belum banyak tersebar di daerah lain atau secara online.

Jadi, bisa dengan menghubungi supplier brownies tempe untuk menjadi resellernya.

 

Kalau ingin lebih mudah, kunjungi link berikut ini.

  1. Sub Forum di KASKUS
  2. Cakning
  3. Dusdusan
  4. Lukiluck
  5. Dropshipaja (Sebenarnya lebih ke dropship, tapi tidak masalah jika ingin dibuat sistem reseller dengan memiliki stok)

Umumnya supplier memberikan syarat dengan minimal order baik di pertama atau setiap kali order.
Ini untuk melihat komitmen reseller dan membedakan reseller dengan konsumen
biasa.

Beberapa supplier memberikan syarat uang pendaftaran. Beberapa lainnya gratis tanpa uang pendaftaran.

 

Apakah yang berbayar lebih baik dari yang gratisan?

Tidak bisa begitu. Berbayar atau tidaknya bukan menjadi ukuran supplier mana yang
terbaik.

 

Perhatikan 4 hal berikut ini agar tidak salah pilih supplier.

  1. Pilih supplier tangan pertama, harga tentu lebih murah dari tangan kedua, ketiga, apalagi seterusnya. Kalau Suppliernya baik, juga bisa sering dapat diskon.
  2. Pertimbangkan keramahan dan kecepatan responnya. Terutama yang enak diajak diskusi dan selalu memberikan pilihan terbaik tanpa memaksakan harus membeli. Sebab, yang terlalu memaksakan agar reseller membeli, umumnya mereka hanya peduli dengan penjualan supplier saja. Dan ini agak sulit untuk diskusi, dicomplain, atau sekadar diberi kritik saran untuk perbaikan. Karena ingat, semakin sering supplier membuat langkah perbaikan untuk produknya makan akan berdampak baik juga bagi reseller.
  3. Hati-hati agar tidak tertipu, sebab di luaran sana banyak penipu yang berpura-pura menjadi supplier. Atau minimal tidak salah dalam memilih supplier yang tidak bertanggung jawab – peduli pada penjualan mereka tapi tidak peduli dengan kepuasan konsumen.
  4. Lalu, supplier tangan pertama yang terpercaya itu seperti apa. Jika mencari secara offline bisa mengunjungi sendiri supplier-supplier di daerah sekitar secara langsung. Kalau online, coba cari yang memiliki website. Website itu menunjukkan pengelolaannya lebih profesional – ibaratnya memiliki toko sendiri (tapi online). Tapi lihat juga websitenya. Kelihatan kok yang memang dikelola secara profesional atau apa adanya.

 

2. Dropshipper adalah bisnis online yang menjanjikan dan hampir tanpa modal

Dropshipper = Bisnis Minim Resiko
Dropshipper = Bisnis Minim Resiko

Kalau yang tidak tahu tentang bisnis online satu ini, pasti menganggap
dropshipper sama seperti reseller.

Sebenarnya beda.

Sama-sama menjualkan produk dari supplier, bedanya dropshipper tidak memiliki stok barang.

Bahkan tak perlu membeli barang terlebih dulu dari supplier.

Bisa dibilang ini bisnis online paling mudah dan tanpa modal.

 

Berikut alur bisnis online satu ini secara simpel.

Bisnis Online yang Menjanjikan dengan modal kecil sebagai dropshipper

  1. Calon dropshipper mendaftar kepada supplier untuk menjalin rekanan. Beberapa supplier memberikan sampel atau dokumen penjelasan produk untuk mempelajari product knowledge. Untuk perbekalan dropshipper jualan, supplier membekali dengan foto produk.
  2. Setelah terdaftar secara resmi maka sudah bisa mulai berjualan, misalnya pada sosial media atau aplikasi chatting. Selain itu juga bisa secara
    offline, dor to dor.
  3. Bila ada konsumen yang tertarik untuk membeli, sistem pembayarannya adalah dari konsumen ke dropshipper sesuai harga jual yang ditetapkan dropshipper. Kemudian dropshipper melakukan transfer pembayaran kepada supplier dengan harga diskon yang sudah diberikan.
  4. Pengiriman produk akan dilakukan atas nama toko online dropshipper sehingga seolah-olah dropshipper-lah yang mengirimkan produk tersebut.

Keuntungan bisnis online dropshiper adalah tak harus menanggung resiko
serta dapat berjualan hampir tanpa modal.

Karena tak terbebani stok produk, dropshipper lebih mudah dalam berjualan. Bisa berjualan di mana dan kapan saja hanya dengan menggunakan smartphone, tablet, atau laptop.

Apa tidak rugi bagi supplier, meski terjual tapi pengirimnya seolah-olah toko milik dropshipper?

Tentu tidak.

Sebab, bagi supplier keberadaan sistem dropship ini juga menguntungkan karena bisa memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualannya tanpa
perlu membuka cabang.

Secara biaya operasional juga jadi lebih efisien, sebab tidak harus
membuka toko atau membayar pegawai.

 

Dari berbagai kemudahan tersebut bisnis online dropshipper ternyata juga mempunyai kelemahan, yaitu

  1. Tidak jauh berbeda dengan reseller. Margin profitnya yang kecil. Bagaimanapun juga dropshipper menjualkan produk orang lain. Tentu marginnya disesuaikan dengan potongan harga yang diberikan oleh supplier. Meski punya keleluasan dalam menentukan harga jual, tapi tidak bisa menaikkan dengan terlalu tinggi. Pasalnya, dipengaruhi oleh harga yang ditetapkan pesaing juga. Jadi, jika ingin profit yang besar jalan satu-satunya adalah meningkatkan kuantitas penjualan.
  2. Tidak memiliki kontrol stok barang. Misal sudah terlanjur jualan produk A (Memasarkan foto produk A). Ketika sudah ada konsumen yang tertarik dan memesan, tetapi ketika konfirmasi kepada supplier stoknya ternyata tidak ada.
  3. Tidak memiliki kontrol kualitas. Sudah jelas, memiliki stok produknya saja tidak apalagi melakukan pengechekan untuk kualitasnya.
  4. Semakin jelek pelayanan supplier akan berdampak pula pada semakin jeleknya pelayanan dropshipper. Contoh simpel, poin ke dua dan ke tiga sudah bisa menjelaskan. Supplier tidak ada stok maka dropshipper dianggap menjual
    barang yang tidak ada. Kualitas produk jelek dropshipper yang disalahkan oleh
    konsumen. Respon dan pengiriman lambat complain akan dialamatkan pada dropshipper.

 

3. Membangun website untuk berjualan online

Jualan Di Website
Jualan Di Website

Kalau bisa membangunnya, ini bisa jadi bisnis online yang menjanjikan lhoh!

Terutama untuk jangka panjang.

Dan keluar modalnya terbilang kecil.

Contoh saja website yang sedang Anda kunjungi ini, Lukiluck.id

Sempat disinggung di atas, salah satu alasan yang memperlihatkan toko online itu
profesional adalah memiliki website sendiri yang dikelola dengan profesional
juga.

Ini terkait kepercayaan.

Selain itu, potensi untuk meraup keuntungannya sangat besar.

Bayangkan saja, sekitar 150 juta penduduk Indonesia aktif menggunakan Internet.

Ada banyak orang yang berpotensi untuk dijadikan pembeli.

Ditambah lagi, didukung dengan akses internet yang semakin terjangkau dimanapun dan untuk 24 jam sekalipun.

Jadi, tidak banyak menyita waktu. Bahkan bisa dilakukan oleh karyawan di waktu
senggangnya.

Bagi yang awam, perkara website ini terdengar rumit.

Padahal tidak.

Sebab, semakin kesini pembuatan website jadi semakin mudah.

Ada banyak platform yang menyajikan fasilitas pembuatan website untuk toko online dengan harga yang relatif murah.

  1. Shopify dengan harga mulai dari $29/ bulan (Umumnya dibayar minimal 1 tahun). Ada masa trial 14 hari untuk mencoba kalau takut rugi.
  2. Web Praktis dengan harga mulai dari Rp 680.000/tahun.
  3. Jarvis Store mulai harga Rp 990.000/tahun.
  4. WordPress + Woocomerce dengan menyewa domain dan hosting. Ada beberapa layanan sewa hosting Indonesia. Sebagian besar sudah menerapkan instal otomatis beserta plugin woocomerce nya.
    • Niagahoster mulai dari Rp 688.050 untuk 6 bulan. Sering ada diskon besar jika ada promo.
    • Domainesia bisa mulai Rp 198.000/ tahun untuk spesifikasi paling rendah.
    • Rumahweb muali dengan harga Rp 14.900/bulan.

Semua platform ini berbahasa Indonesia sehingga lebih mudah dalam membuatnya.

Selain itu, didukung customer service yang siap melayani 24 jam.

Sekarang, pertanyaannya.

 

Mau jualan apa?

  • Kalau sudah mempunyai produk sendiri itu sangat bagus. Bisa langsung jualan.
  • Jika belum, coba baca peluang usaha makanan ringan berikut jika ingin mencoba berjualan makanan ringan.
  • Bergabung jadi reseller Lukiluck.id juga boleh
  • Bisa juga dengan menjadi reseller atau dropshipper yang mencari produk dari supplier. Langkah mencari suppliernya sudah dibahas di atas. Usahakan supplier tangan pertama, pertimbangkan kecepatan pelayanan dan komitmen dalam menjaga kualitas produk. Usahakan jadi reseller saja daripada dropshipper. Sebab lebih bisa mengontrol stok produk.

 

4. Berjualan melalui sosial media

Jualan Di Sosial Media
Jualan Di Sosial Media

Kalau masih bingung bagaimana cara membuat dan membangun website, mulai saja dulu melalui media sosial.

Beberapa tahun terkahir banyak yang memanfaatkan sosial media. Hal tersebut menunjukkan kalau pemanfaatan sosial media untuk jualan merupakan bisnis online yang menjanjikan.

Ada banyak sosial media yang bisa digunakan, seperti:

  1. Facebook dengan membangun Fanpage.
  2. Instagram yang berbasis gambar
  3. Line
  4. Whatsapp
  5. Telegram
  6. Twitter

Pelajarilah cara memaksimalkan platform-platform tersebut untuk mendapatkan follower tertarget, misalnya dengan teknik optimasi sosial media.

Khusus Fanpage yang dikembangkan Facebook, sudah menyerupai toko online sendiri. Bahkan diberikan layanan untuk display produk dilengkapi label harganya.

Cara membuatnya pun sangat mudah. Pihak Facebook juga memberikan panduannya.

Ini Contohnya, Fanpage Toko Online Lukiluck

Bisnis Online yang Menguntungkan menggunakan sosial media facebook untuk toko online

Bagaimana buatnya? Mudah saja! Langsung saja buat page toko onlinemu sekarang!

Platform lainnya yang bagus untuk display produk adalah instagram, karena sosial media berbasis foto.

Sudah banyak juga kan yang sukses berjualan dengan instagram.

Untuk sosial media lainnya yang berbasis chatting sangat bagus untuk menjalin komunikasi yang lebih personal dengan konsumen. Sekaligus untuk mengumpulkan
database.

Yang jadi masalah, semua platform sosial media bukan milik sendiri. Ibaratnya masih numpang di lapak milik orang lain. Bisa saja mereka menutup akun kita secara sepihak.

Kalau tidak begitu, semisal sosial medianya tutup atau dibanned di Indonesia maka
toko online kita juga bisa terkena dampaknya – ikut tutup.

Masih ingat kan kasus telegram yang hampir kena banned?

Jadi, ada baiknya tetap memiliki website sendiri. Karena sudah seperti toko sendiri – tidak numpang lagi.

 

5. Bisnis online yang menjanjikan dengan berjualan di marketplace

Jualan DI Marketplace
Jualan DI Marketplace

Pasti sudah tahu Lazada, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan marketplace lainnya?

Bagi yang sudah tak sabar untuk segera mulai berbisnis online, bisa juga manfaatkan pasar online atau marketplace.

Ini langkah alternatif berjualan online selain menggunakan website atau sosial media.

 

Apa keuntungan jualan online di marketplace?

  1. Caranya mudah, daftar sudah langsung bisa jualan. Cocok bagi yang ingin
    berjualan online sebelum memiliki website sendiri.
  2. Sudah memiliki pasar sendiri, karena ini marketplace ini bagaikan mall
    digital dimana setiap detiknya pengunjung laman datang silih-berganti.

Meskipun demikian marketplace juga mempunyai kelemahan, yaitu keterbatasan
dalam membangun brand sendiri karena bergantung pada platform tersebut – Sebagaimana seorang pedagang yang menyewa stand di mall atau di pasar.

Belum lagi resiko akun dibanned jika melanggar aturan.

Dan masih ada resiko yang sama dengan menggunakan sosial media. Jika platformnya tutup, toko online kita ikut tutup.

Ya karena masih numpang.

Tetap disarankan punya toko online sendiri – dalam hal ini memiliki website toko online sendiri.

Tetap membangun jaringan pelanggan setia pada marketplace yang kemudian
secara perlahan diarahkan pada website toko online milik sendiri.

Untuk marketplace yang bisa dicoba adalah sebagai berikut:

  1. OLX bisa untuk jualan barang bekas atau baru – Jangkauan mengedepankan informasi lokasi.
  2. FJB Kaskus mungkin sudah mulai kalah bersaing dengan marketplace lain, tapi masih bisa dicoba.
  3. Shopee memberikan subsidi ongkos kirim – jadi bisa membantu penjual untuk meningkatkan penjualan.
  4. Tokopedia
  5. Bukalapak
  6. Lazada juga menawarkan layanan gratis ongkir
  7. JD.ID
  8. Blibli

Setiap marketplace memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tapi bukan berarti harus memakai semua, nanti jadi tidak fokus terutama jika masih mengelolanya sendiri.

 

6. Publisher iklan juga jadi salah satu bisnis online yang menjanjikan

Publisher Iklan
Publisher Iklan

Ada yang suka mencari informasi di Internet?

Pasti sering diarahkan menuju website atau blog yang memberikan
informasi tersebut.

Pernah gak melihat di bagian atas blog, samping, di bawah atau di dalam
artikel ada iklan produk sesuatu.

Yah, blogger atau pemilik website tersebut adalah salah satu publisher
iklan.

Para penulis rela menghabiskan waktu untuk mengumpulkan informasi untuk membuat artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat kemudian mengunggahnya di blog secara terbuka.

Apa kira-kira alasan mereka?

Salah satunya agar pengunjungnya banyak dan blog/websitenya bisa
dipasangi iklan – terutama dari google adsense.

Mereka bisa mendapatkan komisi dari iklan yang dipasang.

Jadi, peluang bisnis online satu ini sangat terbuka bagi mereka yang mempunyai hobi menulis atau membagikan ilmu dan wawasan, peluang bisnis menjadi
publisher iklan dapat menjadi pilihan.

Alur kerjanya kira-kira demikian:

  1. Membangun sebuah blog atau website yang berisi konten-konten (artikel,
    foto, video, dan lain-lain) yang menarik.
  2. Bila blog tersebut dapat menjaring banyak netizen untuk mengaksesnya,
    artinya trafik pengunjung jadi tinggi. Sehingga dapat mendaftarkannya untuk
    menjadi publisher iklan.
  3. Bila disetujui nanti akan mendapatkan kode iklan yang nantinya secara
    otomatis akan muncul pada tampilan blog atau website.
  4. Komisi yang diperoleh berasal dari pemilik produk yang iklannya
    terpampang pada website.

Perhitungan sistem pembayaran iklan ada beberapa macam.

  1. CPC (Cost Per Click) yaitu biaya yang dibayarkan berdasarkan jumlah klik pada iklan yang muncul pada website atau blog. Untuk biaya CPC sendiri tergantung pengiklan. Umumnya tergantung jenis produk apa yang diiklankan dan
    kata kuncinya. Hanya pihak google dan pengiklan yang tahu berapa harganya.
  2. CTR (Click Through Rate) dimana pembayarannya berdasarkan jumlah klik
    pada iklan dibagi dengan jumlah tayangan iklan. Jadi, semisal iklan pada
    website tayang sebanyak 1000 kali sementara jumlah kliknya 10. Maka nilai CTRnya sama dengan 10 klik/1000 tayang = 0,01 = 1%.
  3. CPM (Cost Per Mille) sering disebut juga Biaya Per Seribu (BPS) yang
    mana perhitungan pembayarannya dihitung dari per seribu kali halaman tayang.
  4. RPM  (Revenue Per Mille – Revenue Per Thousand Impression) yaitu pendapatan rata-rata yang didapatkan dari setiap 1000 impresi. Pada umumnya sekitar $1-$5 yang diperoleh oleh publisher adsense. Tergantung dari jenis konten, wilayah, dan relevansi jenis iklan. Ada 3 macam
    RPM, yaitu RPM Kueri, RPM Halaman, dan RPM Permintaan Iklan.

Jadi gampangnya, di sini tinggal copy paste kode iklan dan komisi akan menjadi milik kita setiap kali ada pengguna internet yang meng-klik iklan tersebut atau dengan metode pembayaran lainnya.

Inilah alasannya model bisnis online satu ini sangat populer. Bahkan
menjadi daya tarik seseorang menjadi blogger.

 

Tapi hati-hati, sebaiknya di awal pembuatan blog jangan berorientasi untuk adsense ini. Kenapa?

  • Pertama, kalau orientasinya adsense (uang hasil iklan) akan mudah putus
    asa dalam membangun blog. Padahal membangun blog jauh lebih penting. Membangun blog mendatangkan trafik pengunjung, yang nantinya bisa meningkatkan pendapatan dari adsense itu sendiri.
  • Kedua, peluang bisnis online dari blogger atau website ini tidak hanya dari iklan adsense. Menjual produk sendiri seperti yang sudah dibahas adalah salah satunya. Masih bisa jadi blog review dan menjadi affiliate marketer yang nanti akan kita bahas.

Yang harus dilakukan saat ini adalah membuat konten yang dinilai positif oleh Google dan membuat website Anda mempunyai daya tarik bagi pengguna internet untuk mengaksesnya.

Sederhananya buat konten berkualitas.

Cobalah mempelajari teknik SEO atau search engine optimization untuk mengupayakan blog berada pada halaman pertama mesin pencari Google. Dengan
demikian peluang blog tersebut untuk diakses oleh netizen menjadi semakin besar.

Saat ini, selain melalui website atau blog. Bisnis online menjadi publisher iklan juga bisa diterapkan dengan menjadi youtuber – masih satu kepemilikan dengan google.

Prinsipnya sama.

  1. Buat konten menarik
  2. Jaring pengunjung
  3. Daftarkan akun youtube sebagai publisher iklan di google adsense.

 

7. Menjadi affiliate marketer

Affiliate Marketer
Affiliate Marketer

Mengapa menjadi affiliate marketing direkomendasikan sebagai salah satu bisnis online yang menjanjikan?

Karena mudah, dan untungnya besar.

Mekanismenya dengan cara merekomendasikan atau mempromosikan produk buatan orang lain.

Saat ada pengguna internet yang membeli produk  yang direkomendasikan dengan meng-klik link afiliasi kita, berarti kita berhak memperoleh komisi.

Kelihatan mirip dropshipping ya?

Tapi beda.

Yang membedakan affiliate marketing dengan dropshiping adalah kita sebagai pihak yang mempromosikan barang tak akan berhubungan langsung dengan
pembeli.

Sehingga tidak memiliki tanggung jawab moral terhadap resiko pembeli, karena sekadar melakukan interaksi tanya jawab dengan pembeli saja tidak.

Untuk merekomendasikan produk afiliasi ini juga membutuhkan sarana blog atau website.

Perlu diketahui bahwa kelebihan bisnis ini adalah memperoleh lebih banyak profit dari penjualan produk dibandingkan komisi klik iklan pada posisi sebagai publisher.

Sebab, tak jarang pemilik usaha berani memberikan komisi sebesar 50% lebih dari harga produk yang dibayarkan.

Artinya semakin tinggi jumlah traffic pengunjung maka potensi pengunjung yang melakukan klik link afiliasi pada blog atau website semakin besar. Sehingga penghasilan semakin besar.

 

Untuk produk affiliate lokal, saat ini belum banyak. Beberapa yang
ditemui cenderung berbasis webhosting.

  1. Niagahoster yang memberikan komisi sampai 70%
  2. Webpraktis komisi sekitar 20% dari nilai pembelian produk.
  3. Domainesia komisi mulai Rp 20.000.
  4. Jarvis Store dengan komisi sebesar 15%.
  5. Bukalapak komisi yang diberikan berbeda-beda, tergantung dari jenis transaksi.

Website berbahasa Inggris lebih disarankan bila Anda berniat menerjuni bisnis ini karena hingga saat ini produk affiliate lokal masih belum terlalu menonjol.

Beberapa bahkan tak berkualitas bagus sehingga pengguna internet enggan melakukan pembelanjaan.

 

8. Menjual produk informasi online

Jual Produk Informasi Secara Online
Jual Produk Informasi Secara Online

Peluang bisnis online berikutnya yang bisa dicoba adalah menjual produk yang berisi informasi yang bisa berupa audio, video, dan ebook.

Mengapa bisa dibilang bisnis online yang menjanjikan juga?

Siapa yang mau beli?

Banyak!

Memang benar, saat ini sudah sangat mudah memperoleh informasi dari internet.

Tapi, ternyata masih banyak yang rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli produk informasi.

Asalkan benar berkualitas.

 

Produk informasi yang berkualitas itu seperti apa?

  1. Ulasannya lebih mendalam dari sekadar yang beredar di Internet.
    Sehingga lebih jelas dan mudah untuk dipahami.
  2. Panduan informasi tersebut disampaikan dengan berurutan dan terstruktur
    baik mulai dari A hingga Z.
  3. Bisa langsung diterapkan.
  4. Jenis produk digital yang diminati umumnya adalah yang menjadi solusi
    dari permasalahan banyak orang, misalnya perawatan mobil oleh wanita,
    memperbaiki sendiri gangguan ringan pada laptop, dan seterusnya.

 

Terkait produk informasi yang berkualitas ini, konsumen punya standar
penilaian sendiri.

  1. Melihat figurnya, apakah expert (ahli) pada bidangnya atau tidak. Misal
    menjual ebook bisnis – figurnya ahli dalam bisnis atau tidak (kelihatan dari
    track record juga)
  2. Banyaknya rekomendasi atau testimoni dari pihak lain yang sudah
    mencoba.
  3. Berdasarkan apa yang sudah dibagikan oleh penjual secara cuma-cuma, misal ebook gratis atau artikel pada blognya. Jika konten yang dibagikan gratis berkualitas, maka pembeli akan beranggapan ebook yang dijual memiliki kualitas lebih dari itu.

Contoh produk informasi itu sendiri seperti video panduan memasak, membuat kerajinan tangan dari kertas koran, membuat syal dengan teknik crochet, pelajaran bahasa asing, atau video-video olahraga untuk tujuan body building.

 

Mengapa peluang bisnis online satu ini direkomendasikan?

Sebab mudah dibuat.

Tak serumit membuat produk yang ada fisiknya (seperti buku).

Bahkan pemula pun bisa membuat produk informasi online ini.

Cara paling mudah untuk membuat produk informasi tersebut sebaiknya yang berkaitan dengan hobby, latar belakang pendidikan, atau keahlian kita. Seperti yang jadi pertimbangan pembeli – melihat pembuat produk informasinya
ahli atau tidak.

Tentu saja kualitas produk digital tersebut bergantung pada tingkat kemampuan kita.

Bila kita mampu menuangkan informasi yang benar-benar berguna dan terbukti dapat dipraktekkan secara mandiri oleh pembeli produk tersebut, mereka akan terus memburu seri-seri berikutnya untuk meningkatkan kemampuannya.

Inilah sebabnya kita disarankan untuk membuat produk informasi digital tersebut secara berseri.

Contohnya materi percakapan Bahasa Korea level 1, 2, dan seterusnya.

Contoh lainnya adalah video DIY membuat kerajinan tangan dengan barang-barang yang berbeda-beda pada setiap produk digital tersebut.

Bagi pemula hal ini tentu besar tantangannya, karena kita adalah pemula yang dianggap belum mempunyai reputasi meyakinkan.

Inilah alasannya mengapa kita harus mempunyai website karena sebagai salah satu sarana branding.

Selain website, membangun personal branding sesuai keahlian juga bisa diterapkan.

Sebaiknya buat akun baru, dan bangun personal branding sesuai produk informasi online yang ingin dijual.

Perdalam wawasan kita dalam merancang produk informasi digital, misalnya mulai dari pemilihan tema hingga strategi marketingnya. Selain agar semakin berkualitas produk informasinya, pemasarannya juga agar semakin tepat sasaran.

 

Dimana bisa menjual produk informasinya?

  1. Website atau blog pribadi
  2. Sosial media (Cari grub-grub yang relevan) dan gunakan page serta akun personal yang sudah dibangun personal brandingnya.
  3. Marketplace
  4. Ratakan
  5. IDAFF
  6. Tokofile
  7. Guides.co untuk pasar luar negeri.
  8. Clickbank untuk pasar luar negeri.
  9. Gumroad untuk pasar luar negeri.

 

9. Membuka Kursus online

Membuka Kursus Online
Membuka Kursus Online

Mirip dengan menjual produk informasi secara online – menjual keahlian.

Jadi, cara memulainya hampir sama.

  1. Pilih topik dan perdalam keahlian pada bidang tersebut.
  2. Lakukan personal branding
  3. Pasarkan pada konsumen yang dijadikan target pemasaran agar efektif.

Bedanya, kalau produk informasi sudah dikemas sedemikian rupa sebagai satu kesatuan bentuk produk yang lengkap.

Sementara kursus online, sama-sama lengkap. Tapi, kita mengajarkannya secara bertahap dari bab satu sampai bab-bab selanjutnya.

Tidak perlu menjadi guru sungguhan yang harus bertatap muka dengan siswa-siswanya.

Yang paling penting adalah memiliki ilmu atau keterampilan untuk dibagikan. Tentunya harus jauh lebih menguasai dari yang belajar.

Di luar negeri, kursus online bukan bisnis online yang asing. Sudah lumrah ditemui.

Di Indonesia bagaimana?

Sudah mulai berkembang, tapi pelakunya belum banyak. Sementara yang membutuhkan sangat banyak. Jadi peluangnya sangatlah besar.

Peluang bisnis online satu ini terbilang mudah untuk dilakukan.

Hanya perlu memanfaatkan era komputerisasi dan internet.

Jadi, cukup sekali saja melakukan pengajaran online. Tiap bab bisa direkam, lalu diposting pada website atau media sosial.

Contoh media untuk jualannya!

  1. Menggunakan WordPress + Plugin Wishlist Member – sebagai plugin keanggotaan berbayar agar bisa mengikuti kursus online + Plugin Zippy Courses – sebagai plugin input kursusnya.
  2. Teachable
  3. Udemy
  4. Guides.co
  5. Atau menggunakan Youtube yang juga mudah, tapi dikirimkan melalui email secara bertahap dan mengatur privasinya agar tidak bisa oleh orang lain yang tidak subscribe.
  6. Live instagram – akhir-akhir ini banyak yang memanfaatkannya.

Untuk mendukung kursus online, sebaiknya  juga menyediakan fasilitas tanya jawab lewat live chat atau video call.

Ini beberapa contoh topik yang saat ini banyak dijadikan bahan untuk
kursus online.

  1. Digital marketing
  2. SEO
  3. Facebook Ads
  4. Instagram Ads
  5. Kursus Bahasa Inggris
  6. Menulis

 

10. Layanan jasa desain grafis

Bisnis Online yang Menjanjikan dengan Jual Jasa Desain Grafis
Bisnis Online yang Menjanjikan dengan Jual Jasa Desain Grafis

Mengapa dianggap sebagai bisnis online yang menjanjikan?

Dewasa ini, visualisasi desain sangatlah penting sebagai bagian
penyampaian informasi.

  • Bagaimana agar lebih menarik.
  • Pesan bisa tersampaikan.
  • Dan mendukung brand image – seperti logo, pamflet, brosur, banner, spanduk, kaos, dan lainnya.

Sayangnya, tidak banyak orang yang bisa membuat desain – apalagi desain
grafis.

Maka dari itu, peluang bisnis online satu ini terbuka lebar bagi yang memang
memiliki keahlian pada bidang desain grafis.

Gimana cara jualannya?

Karena ini desain, langkah awal adalah membuat portofolio kemampuan
desain.

  • Memajang pada website
  • Instagram
  • Page Facebook
  • Atau marketplace-marketplace yang bisa mempertemukan calon konsumen dengan penjual jasa desain grafis.
  • Projects.co.id memang tidak hanya fokus pada desain saja. Tapi pada marketplace ini juga tak sedikit yang membutuhkan jasa desain.
  • Sribu.com marketplace desain Indonesia.
  • Fiverr.com mirip dengan Projecrs.co.id, tapi pasarnya luar negeri.

Penutup

Untuk saat ini, bisnis online yang menjanjikan dengan modal kecil yang bisa dibagikan itu dulu. Sebenarnya, ada banyak sekali peluang bisnis online yang menjanjikan.

Akan dibahas di lain waktu.

Sebaiknya, kalau tujuannya ingin bisa segara memulai, itu saja dulu!

Beberapa yang direkomendasikan adalah bisnis online yang menjanjikan, dengan modal kecil, dan bisa langsung diterapkan.

Kalau semakin terlalu banyak – akan tambah membuat bingung bagi pemula juga.

Kapan-kapan akan kita lanjutkan pembahasannya lagi.

Untuk mendukung penjualannya nanti, sebaiknya gunakan strategi digital marketing saja.

Bingung untuk memulainya?

Sebaiknya belajar strategi digital marketing dulu saja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *