fbpx
Lukiluck

....sedikit Tentang Lukiluck

LUKILUCK saat ini lebih dikembangkan sebagai brand dari produk keripik pisang dengan kualitas premium.

Diproduksi dengan bahan-bahan kualitas tinggi – pasalnya kalau bahannya berkualitas rendah (murahan) rasanya tidak enak.Dan dikemas dengan lebih modern.

Saat ini, Lukiluck memiliki 4 (empat) varian rasa.

Keripik Pisang Lukiluck
Keripik Pisang Lukiluck
Keripik Pisang Lukiluck
Keripik Pisang Lukiluck

Secara resmi, Lukiluck didirikan oleh Kukuh Niam Ansori – Ni’am pada 11 Agustus 2018.

Akan tetapi, Lukiluck ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2013. Awalnya bukan sebuah brand, melainkan sebuah nama dalam karakter cerpen karya Ni’am.

Sekitar tahun 2014, dikembangkan menjadi sebuah blog. Karena saat itu Ni’am sedang sibuk skripsi. Blog beserta tulisannya jadi tidak terurus. Kala itu masih menggunakan sub domain blogspot. (lukiluck11.blogspot.com)

Semakin tidak terurus ketika Ni’am harus bekerja di Kalimantan (Yang sangat susah sekali sinyal).

Lukiluck kembali aktif pada tahun 2016, tapi bukan lagi dikembangkan sebagai blog. Melainkan sebagai online shop produk makanan ringan. Saat itu produknya Mie Biting (Mie Lidi).

Ketika itu pengembangan produknya bekerjasama dengan home industry di daerah sekitar.

Akibat kualitas produk yang sulit terkontrol yang disebabkan Ni’am bukan melakukan produksi sendiri. Jadilah kerjasama tersebut berhenti.

Lalu, Lukiluck beralih ke produk Keripik Usus pada awal tahun 2017 dengan sistem produksi sendiri agar kualitas bisa lebih terkontrol.

Bagaimanapun juga, Ni’am beranggapan bahwa kita tidak bisa mengontrol pihak lain atau orang lain, yang bisa dikontrol adalah diri kita sendiri.

Sebenarnya, produk Lukiluck Keripik Usus ini cukup sukses dan diterima masyarakat. Bahkan permintaannya sangat tinggi. Pasalnya memiliki rasa renyah, sama sekali tidak keras, dengan rempah-rempah yang terasa.

Satu masalah yang belum terpecahkan dalam produksi keripik usus ini, adalah waktu produksi yang lama. Hal itu dikarenakan alat produksi yang masih sederhana (Dengan kapasitas produksi yang kecil) dan standar produksi yang memang membutuhkan waktu lama.

Berhentinya keripik usus Lukiluck ini dikarenakan masalah lainnya muncul, pasokan usus di pasaran tiba-tiba sangat terbatas.

Dan secara kebetulan, saat itu Ni’am harus mengambil keputusan untuk bekerja dan menimba ilmu dari pekerjaan tersebut, terutama dalam segi marketing. Akhirnya, berangkatlah mengikuti pelatihan kerja di Bali.

Lukiluck pun jadi mati.

Mati suri.

Sekitar bulan Mei 2018, Ni’am menerima kiriman pisang dari Lumajang (Hasil panen kebun pisang keluarga)

Tanpa sengaja, Dia yang Sarjana Pertanian ini teringat kondisi pisang yang harganya terjun bebas di akhir tahun 2016. (Awal kembalinya Ni’am ke Malang)

Stok pisang melimpah sementara permintaannya kecil. Banyaklah stok pisang yang tidak tersalurkan ke konsumen. Bahkan tak sedikit yang dibiarkan membusuk di pohonnya.

Terpikirlah dalam benak Ni’am bagaimana memberikan added value pada pisang agar memiliki umur simpan lebih lama dan harga yang tinggi.

Dibuatlah Keripik Pisang yang memiliki value lebih dari keripik pisang yang lain.

Keripik Pisang

logo Lukiluck
  • Renyah
  • Tidak berminyak
  • Dengan flavour yang memiliki standar premium (menengah ke atas)
  • Kemasan menggunakan standing pouch zipper yang berbahan aluminium foil.
  • Desain kemasan yang menarik

Perjalanan Lukiluck setelah itu tidak langsung mulus.

Sempat ada pasang surutnya juga.

Ada banyak kendala, mulai dari stok bahan baku yang tiba-tiba habis di pasaran.

Gagal produksi.

Dan sempat menurun omset penjualan karena berhentinya pemasaran yang dilakukan. Saat itu Ni’am sedang focus pengembangan bisnis baru (Yang pada akhirnya belum berhasil karena salah pemilihan lokasi)

Sekitar awal Desember, ada niatan mengembangkan Lukiluck menjadi lebih besar lagi.

Mulailah pemasaran Lukiluck lebih digencarkan.

Penguatan branding.

Perbaikan produk secara terus-menerus.

Dan promosi di social media sampai pembuatan website ini.

Dan kembalilah Lukiluck memiliki kuantitas penjualan yang tinggi lagi.

Itu, sedikit tentang Lukiluck

Kedepannya akan jadi apa?

Kami juga penasaran